Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pusat Logistik Berikat Antara PT Kawasan Industri Makassar (Persero) Dengan PT Sumisho Global Logistics Indonesia & PT Ampat Yasa Intermoda Tentang Pengelolaan Pusat Logistik Berikat. (Jum’at, 27 September 2019)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT KIMA (Persero) 2019
Pada tanggal 20 Mei 2019 telah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT KIMA (Persero) bertempat di kantor kementerian BUMN, RR lanti 7 Jl. medan merdeka selatan no 13 jakarta
Yang Dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham PT KIMA (Persero).

Mudik Gratis Bareng PT KIMA (Persero) 2019

Dalam rangka menyambut liburan Idul Fitri 1440 H/ Tahun 2019 PT KIMA (Persero) akan mengadakan program mudik gratis bareng BUMN dengan jadwal sebagai berikut:

Bagi yang berminat dapat mendaftar ke kantor PT KIMA (Persero) dengan membawa foto copy KTP/KK pada jam kerja mulai tanggal 2 Mei 2019 sampai dengan kuota terpenuhi.
Menteri Pertanian Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Sulawesi Selatan 2019
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melepas ekspor komoditas pertanian Sulawesi Selatan (Sulsel) senilai Rp 852 miliar. Total volume komoditas yang diekspor tersebut mencapai sekitar satu juta ton.
Menurut Amran, salah satu pencapaian kali ini adalah komoditas pertanian bisa diekspor langsung dari Sulsel ke negara tujuan. Amran menjelaskan, biasanya untuk ekspor komoditas pertanian, Sulawesi harus melewati kota Lampung atau Surabaya lalu singgah ke Malaysia, Singapura dan India.
“Dulu produk Sulsel transit di Lampung kemudian Thailand ke India. Kami baru pulang dari Vietnam, Hanoi untuk pertemuan dan minta semua dari Indonesia,” ujar Amran di Makassar, Rabu (13/3).
Menurut Amran, dengan adanya layanan satu pintu, keuntungan ekspor akan bisa meningkat hingga ratusan persen dikarenakan biaya kirim juga turun. Sehingga, added value yang dulunya dinikmati oleh negara tetangga pun akan bisa dinikmati oleh para petani lokal.
Amran menambahkan, selama lima tahun terakhir, kinerja ekspor komoditas pertanian Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Volume ekspor komoditas ini pada 2013 tercatat sebesar 33 juta ton. Pada 2018, volume ekspor mencapai 42 juta ton. Secara keseluruhan, nilai ekspor Indonesia menyentuh Rp 500 triliun pada 2018.
“Bayangkan naiknya 10 juta ton dalam waktu empat tahun lebih. Intinya ekspor naik 29 persen,” kata Amran.
Beberapa komoditas pertanian Sulsel yang di ekspor yaitu lada, manggis, kacang mete, pisang, markisa, kakao biji, vanilli kering, kayu manis, kacang hijau, cengkeh, lada biji, dedak gandum hingga rumput laut. Sedangkan negara yang menjadi tujuan ekspor diantaranya Malaysia, Vietnam, Thailand, Cina, Korea Selatan, Jerman, Amerika Serikat, Kanada Turki, Singapura dan Australia.
Komoditas bernilai ekspor terbesar di Sulsel yaitu kakao biji dari PT Olam Indonesia sebesar Rp 366 miliar dengan volume 400 ton. Ada pula komoditas sarang burung walet bernilai Rp 142 miliar yang diekspor ke Cina melalui Surabaya dan Jakarta. Rencananya, Sulsel juga akan menambah komoditas pertanian lainnya untuk diekspor ke Cina seperti talas, ayam dan telur.
FGD PUSAT LOGISTIK BERIKAT PT KIMA (PERSERO)
Focus Group Discussion PUSAT LOGISTIK BERIKAT PT Kawasan Industri Makassar (Persero)

Pada tanggal 13 Maret 2019 bertempat di Hotel Harper Perintis Makassar telah diadakan Focus Discussion Group Pusat Logistik Berikat PT Kawasan Industri Makassar (Persero) dan dihadiri oleh Bea Cukai, Sumisho Global Logistic sebagai pembawa materi dan di hadiri juga oleh beberapa instansi yang bergerak dibidang logistik.

Pameran REI – Fajar Bazaar Properti Untungkan Karyawan KIMA, Ini Alasannya…
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pameran REI – Fajar Bazaar Properti di Pelataran Kantor PT Kawasan Indistri Makassar (KIMA) digadang bakal berlangsung meriah, 8 hingga 10 November 2018. Pasalnya, sebanyak 38 peserta dari pengembang dan perbankan akan menunjukkan keunggulan berupa promo masing-masing perusahaan.
“Pameran ini berbeda dengan ketika kita adakan di Mall, karena langsung kepusatnya yaitu karyawan yang bekerja di KIMA,”kata Wakil Ketua DPD REI Bidang Promosi dan Pameran, Mustajab Mudji disela Technical Meeting di Kantor DPD REI Jalan Timah Raya Makassar, Jumat (2/11/18).
Ia mengatakan, pameran tersebut menjadi yang pertama dilakukan secara outdoor. Selain itu, pameran kali ini menguntungkan karyawan dari segi waktu dan tempat.
“Biasanya kan karyawan punya waktu tersendiri sehingga waktu luangnya sangat sedikit. Jadi mereka tidak repot lagi, justru pameran yang mendatangi mereka,”lanjutnya.
Untuk diketahui, pameran REI – Fajar Bazaar Properti ini terbuka untuk umum meskipun segemnnya karyawan. Pameran ini juga bertujuan memberikan kemudahan bagi karyawan dalam memperoleh hunian layak.
Sementara untuk properti yang ditawarkan pada pameran ini yakni properti golongan subsidi. Pameran ini juga sebagai upaya pemerintah dalam memberikan hunian layak untuk masyarkat yakni dengan program sejuta rumah (PSR), oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).(sul)
sumber : https://fajar.co.id/2018/11/02/pameran-rei-fajar-bazaar-properti-untungkan-karyawan-kima-ini-alasannya/
DPD REI Sulsel Gandeng PT KIMA Gelar Pameran Properti

Makassar.daulatrakyat.id.DPD REI Sulsel kembali menggelar pameran bazaar properti kerjasama dengan PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) dan koran harian Fajar di gelar di pelataran parkir KIMA pada tanggal 8 -10 November 2018.
Imran Yamin Coorporate Secretary PT KIMA mengatakan bazaar pameran tersebut sebagai salah satu wujud kepedulian PT KIMA terhadap karyawannya agar mendapat rumah layalk huni.
Dikatakan Imran karyawan KIMA selama ini hanya bermukim di rumah kontrakan bahkan kos -kosan.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah menjadi tugas PT KIMA untuk memberikan kemudahan pada karyawannya kemudahan akses memiliki rumah layak huni.
“Dengan adanya pameran yang digelar dilokasi perusahaan ini,sudah menjadi tugas kita bagaimana membantu mengkolektifkan karyawan agar mereka bisa mendapatkan perumahan yang layak huni lewat kerja sama ini,”kata Imran.
Kendati kata Imran sudah beberapa kali ada pengembang secara personal masuk ke KIMA namun ia mengaku belum efektif untuk memudahkan para karyawan yang berjumlah 26 ribu untuk mendapatkan rumah.
“Bahkan ada karyawan yang sudah berpuluh-puluh tahun bekerja namun belum mampu memiliki rumah,saya berharap lewat event ini seribuan karyawan bisa segera mendapatkan rumah layak huni dimana kami juga tidak mendapatkan keuntungan dari segi bisnis “tambah Imran.
Sementara itu Direktur Harian Fajar Faisal Syam mengatakan even ini menjadi event yang penting dimana pihaknya bisa menjadi bagian dari event tahunan ini.
Mustajab Wakil Ketua Bidang Promosi dan Pameran REI mengatakan pameran tersebut sebagai salah satu upaya DPD REI dalam rangka melaksanakan program sejuta rumah (PSR),Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam mengembangkan program pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Dukungan pembiayaan berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR),Fasilitas Liquiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),Subsidi Selisih Bunga (SSB), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).Ini merupakan kerjasama yang pertama kalinya dengan KIMA,menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dengan target transaksi Rp100 Miliar.
“Saya kira estimasi harga rumah subsidi Rp130 juta yang di backup oleh BPJS Ketenagakerjaan.Kerjasama dengan beberapa bank antara lain BTN,BNI,BRI dan Bank Mandiri,”ujarnya.
Ia mengatakan 4 Persen dari jumlah karyawan minimal 1000 unit dapat bertransaksi nantinya.
“Harapan kita event ini akan meraup transaksi melebihi estimasi kita sebelumnya,”harapnya..
sumber : https://daulatrakyat.id/dpd-rei-sulsel-gandeng-pt-kima-gelar-pameran-properti/
REI-Fajar Bazar Properti, Sediakan Hunian Rumah Bagi Pekerja KIMA
MAKASSAR, INIKATA.com – REI berupaya menyediakan hunian rumah bagi para pekerja yang bekerja di perusahaan/mitra/investor PT KIMA (Persero) yang berada di lingkup Kawasan Industri Makassar (KIMA). Hal itu dibuktikan melalui kegiatan REI-FAJAR bazar properti.

“Tentunya, para pekerja ini masih ada yang belum memiliki rumah. Kita akan tawarkan langsung dengan berpameran di KIMA,” kata M Sadiq, Ketua DPD REI Sulsel, Rabu (17/10/2018).
Ia merincikan, jumlah pekerja di KIMA berkisar 27 ribu orang. Besarnya jumlah pekerja ini menurutnya menjadi ceruk bisnis besar untuk ditawarkan perumahan.
“Acara bazar properti ini memakai konsep outdor di wilayah KIMA pada tanggal 8-11 November,” jelasnya. (**)
sumber : http://www.inikata.com/inikataekobis/peluang-bisnis/IK-135891/rei-fajar-bazar-properti-sediakan-hunian-rumah-bagi-pekerja-kima/
IBD EXPO 2018 Kota Surabaya
Stand IBD Expo Kawasan Industri BUMN telah disiapkan oleh Jasa Kontraktor Event Organizer selesai H-1 acara dimulai. Acara dimulai dari Rabu sampai Sabtu tanggal 3-6 Oktober 2018.

Diawali dengan pembukaan dengan pemukulan gong oleh Menko Perekonomian, Pak Darmin Nasution sebagai pengganti dari Menteri BUMN, Ibu RIni Soemarno dan Presiden RI, pak Joko Widodo yang berhalangan hadir karena meninjau lokasi bencana di Palu dan sekitarnya. Ada 109 BUMN yang ikut berpartisipasi dalam IBD Expo 2018 tahun ini. Acara ini dihadiri semua peserta dari PT KIMA (Persero), pak Abdul Muis, pak Muhammad Mahmud, pak Suryadi dan pak Arief.

Selama proses acara pembukaan dan jalannya IBD Expo 2018 di hari pertama, atensi pengunjung cukup banyak. Mayoritas pengunjung berasal dari Mahasiswa dan khalayak umum yang ingin mengenal dunia BUMN dan info lowongan kerja BUMN yang memang dibuka oleh beberapa BUMN yang ikut berpartisipasi.
Stand KI BUMN, yang diisi oleh PT KIM (Persero), PT JIEP (Persero), PT KBN (Persero), PT KIW (Persero), PT SIER (Persero) dan PT KIMA (Persero), mampu menggaet pengunjung rata-rata sekitar 500 orang/ hari untuk ikut bermain di program acara yang telah diprogramkan oleh para tim panitia pelaksana stand KI BUMN. Beberapa program acara tersebut antara lain: Fun games, Photo booth, Kuis seputar informasi KI BUMN dengan pembagian hadiah/ souvenir dan karaoke bareng dengan band yang telah dihadirkan oleh Jasa Kontraktor Event Organizer.

Khusus, untuk stand PT KIMA (Persero), informasi seputar Kawasan Industri Makassar mendapat perhatian khusus dari para pengunjung dikarenakan penilaian video company profile KIMA memiliki ide yang orisinil dan tidak kaku sehingga informasi sangat mudah dipahami. Bantuan dari teman-teman mahasiswa asal Sulawesi Selatan yang bersekolah di Surabaya, yaitu Rina Handayani dan Dian Eka Safitri juga cukup membantu penyebaran flyer/ pamflet dan informasi seputar KIMA kepada para pengunjung. Beberapa BUMN seperti PT RNI (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ itdc, PT Perum Jasa Tirta II dan Hotel Indonesia Group juga tertarik untuk ikut mengetahui tentang KIMA dan hasil kunjungan peserta (Arief Musfarid) ke stand masing-masing. Diharapkan akan ada kerjasama yang bisa digalang antar PT KIMA (Persero) dan BUMN dan calon investor lainnya. Ada beberapa pengusaha yang juga tertarik mengikuti informasi seputar KIMA.
Di hari terakhir, acara IBD Expo 2018 dirangkai dengan Kaum Milenial BUMN ditutup oleh Menteri BUMN, Ibu Rini Soemarno dan berpesan untuk selalu menjaga solidaritas dan kerjasama sinergi antar BUMN dan penyerahan penghargaan kepada Peserta terbaik di IBD Expo 2018. Khusus, KI BUMN mendapat penghargaan dari panitia IBD Expo 2018 sebagai Stand Paling Komunikatif dan Menghibur mengungguli Stand peserta BUMN lainnya. Acara ini dihadiri oleh Dirut PT KIMA (Persero).






